DASAR PEMIKIRAN
Kesenian reyog adalah salah satu kesenian tradisional jawa yang hingga kini masih exsis ditengah – tengah kemajuan zaman dan gempuran kemajuan teknologi. Sebagai sebuah kesenian yang memiliki ciri khas tentunya wajib kita syukuri dan berbangga hati bahwa kesenian ini masih terpelihara di berbagai komunitas masyarakat jawa melalui group-group seniman reyog yang tersebar di Indonesia khususnya di Sumatera Utara. Di Sumatera Utara sendiri tidak kurang terdapat sekitar 25 group kesenian reyog yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten, dan tentunya ini menjadi kebanggaan kita khususnya warga masyarakat Sumatera Utara.
Sebagai sebuah seni leluhur yang masih terus terjaga maka wajib bagi kita mempertahankan, lestarikan dan mengembangkan keberadaan seni reyog ini ditengah – tengah masyarakat kita agar terus tetap exsis hingga akhir masa. Hal ini tentunya tidak mudah untuk kita lakukan tanpa dukungan semua pihak baik masyarakat, pemerintah maupun swasta dalam menghadapi berbagai kendala dan masalah bagi para seniman reyog. Kita menyadari bahwa selama ini para pelaku seni khususnya seniman reyog hanya menjadi objek (dimanfaatkan apabila dibutuhkan saja) dalam berbagai event dan kegiatan seremonial terlepas apapun jenis dan thema kegiatannya, tanpa berfikir bahwa seni reyog adalah kekayaan budaya yang tidak bisa dinilai dari rupiah dan harus di jaga dirawat dan dipertahankan
Sebagai seniman reyog, tentu menyadari bahwa tugas dan amanah menjaga dan melestarikan kesenian tradisional reyog ada pada kita sebagai pelaku seni, disisi lain kita belum mendapatkan dan menemukan sebuah kebijakan yang berpihak (pemerintah daerah) yang benar-benar dapat membantu dan mengembangkan kesenian reyog ini di masyarakat luas khususnya di Sumatera Utara. Disisi lain dengan segala keterbatasan yang ada pada seniman reyog, sanggar/komunitas reyog yang ada mencoba untuk bertahan dengan segala kemampuan yang ada untuk terus tetap bertahan agar tidak hilang ditelan zaman.
Kehadiran sebuah komunitas seniman reyog di sumatera utara adalah subuah harapan besar bagi kita semua untuk mengangkat harkat dan martabat pelaku seni reyog agar sejajar dengan profesi lainnya seperti konsultan, teknisi, pelatih oalah raga, tni, asn, Dosen, Guru, Pekerja professional dan lainnya yang memiliki kompetensi dan ketrampilan yang mumpuni di bidangnya masing-masing tanpa terkecuali pelaku seni reyog, standarisasi dalam tarian, kesempatan dalam berprestasi dan pengembangan diri, membuat event pagelaran kolosal dan lain sebagainya adalah harapan dan cita – cita kita sebagai seorang seniman reyog
Atas dasar pemikiran inilah sebagai seorang pelaku dan pecinta seni reyog saya berharap kita semua sebagai seorang seniman dapat bertemu dan bersatu dalam sebuah wadah yang akan kita berinama “ PERSATUAN SENIMAN REYOG SUMATERA UTARA “ di singkat “PSRSU” sebuah komunitas bagi para pelaku/ seniman reyog yang ada di sumatera utara
PERMASALAHAN
Banyak hal tentu yang menjadi dasar pemikiran munculnya ide dan gagasan agar kiranya para pelaku seni reyog mempunyai sebuah wadah dalam menyalurkan dan mengembangkan kemampuan dan ketrampilan dalam kesenian ini, disamping sebagai wadah dan tempat menyalurkan berbagai ide gagasan, wadah yang di bentuk nantinya dapat membantu mengurai dan menyelesaikan persoalan-persoalan seputar kesenian reyog di sumatera utara, beberapa permasalahan yang tentunya menjadi perhatian kita bersama adalah diantaranya :
1. Keterbatasan
SDM dalam melakukan kaderisasi/regenerasi seniman reyog disanggar/group-group
reyog yang ada
2. Sulitnya
melakukan rekrutmen / pembinaan dan pengembangan seniman reyog karena keterbatasan SDM yang ada
3. Tidak
ada standarisasi dalam bentuk pementasan, tarian dan lain sebagainya dalam seni
reyog di sumut
4. Peralatan
reyog yang sudah cukup lama dan using
5. Keterbatasan dana sanggar/group reyog dalam melakukan peremajaan perlengkapan dan peralatan kesenian reyog
6. Tidak ada /terbatasnya dana pembinaan dari pemerintah dalam seni reyog di sumut
7. Minimnya
penguasaan manajemen sanggar oleh pengelola/pemilik
8. Banyak
sanggar reyog yang belum terdaftar/teregistrasi di pemerintah daerah
9. Tidak adanya event besar dalam pementasan seni reyog di sumut
10.Belum adannya kebijakan/regulasi pemerintah daerah/desa ( baik perda, perbub, perwali, perdes) akan arti pentingnya menjaga dan melestarikan seni reyog ini
11.Belum
adanya wadah bagi sanggar/pelaku seni reyog di sumut
12. Dan
lain sebagainya
Apabila beberapa problema dan permasalahan yang ada diatas tidak dapat ditemukan solusi dan penyelesaiannya maka tentu akan sulit bagi kita sebagai pelaku seni reyog untuk dapat maju dan berkembang di sumataera ini
MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dan tujuan di bentuknya organisasi ini adalah sebagai berikut :
1. Maksud dibentuknya organisasi ini untuk menyatukan visi dan misi pelaku seni/ seniman reyog di sumatera utara dalam mengembangkan dan memajukan seni reyog di sumatera utara
2.Tujuan
1) Mempunyai wadah / organisasi legal dan sah yang di akui oleh pemerintah pusat, daerah maupun pemerintah kabupaten ponorogo bagi berkumpulnya para pelaku seni/seniman reyog di sumatera utara
2) Mempunyai standarisasi dalam berbagai
bentuk lakon, pertunjukan/pementasan, skil dan ketrampilan dan lainnya
3) Menyelenggarakan event besar yang
terjadwal dan berkelanjutan
4) Menyelenggarakan kursus manajemen dan
pelatihan seniman reyog
5) Bekerjasama dengan berbagai pihak
baik pemerintah, swasta dalam memajukan seni reyog di sumatera utara
KOMITE PEMBENTUKAN
PSRSU
Komite pembentukan Persatuan Seniman Reyog Sumatera Utara adalah pelaku seni reyog di sumatera utara, yang akan mempersiapkan dan merumuskan draf Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta mengkoordinasikan dengan para pelaku seni reyog yang ada di sumatera utara untuk terlaksananya Musyawarah Besar pembentukan organisasi PSRSU
PENGURUS PSRSU
Pengurus Persatuan Seniman Reyog Sumatera Utara adalah para pelaku seni reyog yang ada di Sumatera Utara yang memiliki kesamaan visi dan misi organiasi, memiliki kemampuan berorganisasi yang dipilih melalui musyawarah besar PSRSU
ANGGOTA PSRSU
Anggota Persatuan Seniman Reyog Sumatera Utara adalah para pelaku seni reyog yang ada di Sumatera Utara yang memiliki kesamaan visi dan misi dan terdaftar di organisasi PSRSU
PENUTUP
Demikian sekedar ide dan gagasan yang bisa kami bagikan kepada semua sedulur khususnya pelaku seni reyog/ seniman reyog di Sumatera Utara, semoga Allah SWT Tuhan YME senantiasa melindungi dan memberikan kesehatan, rizki yang lancar, kemudahan dan kesuksesan kepada kita semua. Amiin YRA
Desa Kolam, 31 Agustus 2022
Wahyu Purnomo
(Pimpinan
Paguyuban Walibudoyo Kampung Kolam)
Posting Komentar